Jumat, 10 Januari 2014

PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS



PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS

A.    Pengambilan Keputusan Taktis
Keputusan taktis adalah Keputusan yang dibuat bukan hanya untuk tujuan terbatas tetapi juga berguna untuk jangka panjang.
Metode Pengambilan Keputusan Taktis :
  1. Kenali dan definisikan masalah.
  2. Membuat daftar dan mempertimbangkan berbagai alternatif solusi yang layak.
  3. Penetapan biaya dan manfaat setiap alternatif.
  4. Menghitung total biaya dan manfaat yang relevan dari masing-masing alternatif.
  5. Penilaian faktor-faktor kualitatif.
  6. Pengambilan keputusan.

B.     Relevansi, Perilaku Biaya dan Model Penggunaan Sumber Daya Aktivitas
Biaya relevan adalah biaya masa depan yang berbeda pada masing-masing alternatif. Model penggunaan model sumber daya aktivitas membagi biaya dalam dua kelompok yaitu:
  1.  Sumber daya fleksibel : Sumber daya yang diperoleh sesuai dengan yang akan digunakan dan yang dibutuhkan, persediaan setara dengan permintaan. Jika permintaan berubah, maka biayanya adalah relevan.
  2. Sumber daya terikat : Sumber daya yang diperoleh dimuka, sehingga terdapat kapasitas yang tidak terpakai. Biaya mungkin relevan dan mungkin tidak. Jika tidak ada kelebihan kapasitas yang memadai, maka biaya tambahnya relevan.
C.    Contoh Aplikasi Biaya Relevan

Kategori sumber daya
Hubungan permintaan dan penawaran
relevansi
Sumber daya fleksibel
Penawaran = permintaan
a.       Permintaan Berubah
b.      Permintaan tetap

a.       Relevan
b.      Tidak relevan
Di peroleh di muka (jangka Pendek)
Penawaran – Permintaan = Kapasitas tidak terpakai
a.       Kenaikan permintaan < kapasitas tidak terpakai
b.      Kenaikan permintaan > kapasitas tidak terpakai
c.       Kenaikan permintaan (Permanen)
      1. kapasitas aktivitas berkurang.
      2. kapasitas aktivitas tidak berubah


a.       Tidak relevan

b.      Relevan



1.      Relevan
2.      Tidak relevan
Diperoleh di muka (Kapasitas untuk beberapa periode)
Penawaran – permintaan = kapasitas tidak terpakai
a. Kenaikan permintaan < kapasitas tidak terpakai
b. Penurunan permintaan (Permanen)
c. Kenaikan permintaan > kapasitas tidak terpakai


a.       Tidak relevan

b.      Tidak relevan
c.       Keputusan modal



·         Keputusan Membuat atau Membeli
Contoh :
Swasey Manufacturing saat ini memproduksi komponen elektronik yang digunakan pada salah satu printernya. Dalam setahun, Swasey akan mengganti produk untuk printer jenis lain an komponen elektronik btersebut tidak akan di gunakan. Namun, untuk tahun akan datang, Swasey harus memproduksi 10.000 komponen untuk mendukung kebutuhan produksi printer lama. Swasey telah dihubungi oleh pemasok potensial komponen tersebut, yang akan membuat kompenen untuk Swasey dengan harga $ 4,75 perunit. Tawaran tersebut sangat menarik karena biaya manufaktur penuh perunit adalah $ 8,20. apakah Swasey akan memproduksi atau membeli komponen tersebut?
Biaya Penyerapan Penuh (Full Absorption Cost) dihitung sebagai berikut :

Total Biaya
Biaya Perunit
Sewa Peralatan
Penyusutan Peralatan
Bahan Baku Langsung
Tenaga Kerja Langsung
Overhead Variabel
Overhead Tetap Umum
$ 12.000
      2.000
   10.000
    20.000
      8.000
    30.000
$ 1,20
  0,20
  1,00
  2,00
  0,80
  3,00
Total
$ 82.000
$ 8,20

Total Biaya Relevan

Alternatif
Perbedaan Biaya
Membuat
Membeli
Untuk Membuat
Sewa Peralatan
Bahan Baku Langsung
Tenaga Kerja Langsung
Overhead Variabel
Biaya Pembelian
Tenaga Kerja Paruh Waktu
$ 12.000
     5.000
    20.000
     8.000
-
-
-
-
-
-
$ 47.500
      8.500
$ 12.000
      5.000
   20.000
      8.000
    (47.500)
      (8.500)
Total Biaya Relevan
$ 45.000
$ 56.000
$ (11.000)

·         Keputusan Meneruskan atau Menghentikan
Contoh: :
Norton Materials, Inc.,yang memproduksi balok beton, bata, dan genteng. Kontroler perusahaan telah menyusun estimasi laporan laba rugi berikut untuk tahun 2006 (dalam ribuan dolar)

Balok
Bata
Genteng
Total
Penjualan
Dikurangi : Beban Variabel
Margin Kontribusi
Dikurangi Beban Tetap Langsung:
Iklan
Gaji
Penyusutan
Total

Margin Segmen
Dikurangi : Beban Tetap Umum
Laba Operasi
$ 500
   250
$ 800
   480
$ 150
    870
$ 1.450
     870
$ 250
$ 320
$    10
$   580

$   10
    37
    53

$   10
     40
     40

$   10
     35
     10

$   30
    112
    103
$ 100
$   90
$   55
$ 245
$ 150
$ 230
$  (45)
$ 335
    125



$ 210
           
Dalam laporan laba rugi proyeksi kinerja lini genteng menunjukkan margin segmen yang negatif. Lini mencerminkan kinerja lini genteng yang buruk selama tiga tahun berturut-turut. Direktur utama Norton Materials, Tom Blackbum, merasa prihatin dengan kinerja buruk ini dan berusaha memutuskan apakah meneruskan atau menghentikan lini genteng.

-          Keputusan Menghentikan Lini Genteng

Meneruskan
Menghentikan
Perbedaan Jumlah Jika Meneruskan
Penjualan
Dikurangi:
     Beban Variabel
$ 150
      140
$---
$---
$ 150
   140
Margin Kontibusi
Dikurangi: Iklan
     Biaya Pengawasan
$   10
    (10)
   (35)
$---
---
---
$  10
    (10)
    (35)
    (Kerugian) Relevan
$ (35)
$ 0
$ (35)

-          Keputusan Meneruskan Lini Genteng

Meneruskan
Menghentikan
Perbedaan Jumlah Jika Meneruskan
Penjualan
Dikurangi:
Beban Variabel
$ 1.450
      870
$ 1.186,0
$     666,6
$ 264,0
   203,4
Margin Kontibusi
Dikurangi: Iklan
      Biaya Pengawasan
$   580
    (30)
   (112)
$     519,4
         (20,0)
         (77,0)
$  60,6
    (10,0)
    (35,0)
Total
$ 438
$    422,4
$ 15,6

·         Keputusan Pesanan Khusus
Contoh :
 Sebuah perusahaan es krim sedang beroperasi pada 80 persen dari kapasitas produktifnya. Perusahaan tersebut memiliki kapasitas 20 juta unit ukuran setengah galon. Perusahaan hanya memproduksi es krim premiun. Total biaya yang berkaitan dengan pembuatan dan penjualan 16 juta unit adalah sebagai berikut:


Total
Biaya perunit
Biaya variabel:
     Bahan-bahan susu
     Gula
     Penyedap
     Tenaga kerja langsung
     Pengemasan
     Komisi
     Distribusi
     Lain-lain

$ 11.200
     1.600
    2.400
    4.000
    3.200
      320
      480
      800

$  0,70
   0,10
   0,15
   0,25
   0,20
   0,02
   0,03
   0,05
            Total biaya variabel
$ 24.000
$  1,50
Biaya tetap:
      Gaji
      Penyusutan
      Utilitas
      Pajak
      Lain-lain
$     960
       320
        80
        32
       160
$   0,060
    0,020
   0,005
  0,002
 0,010
            Total biaya tetap
$  1.552
$  0,097
            Total biaya
$ 25.552
$  1,597
Harga jual grosir
$ 32.000
$ 2,00

            Sebuah distributor es krim dari wilayah lain yang biasanya tidak dilayani oleh perusahaan, ingin membeli 2 juta unit dengan harga $ 1,55 perunit, asalkan distributor tersebut dapat memasang mereknya pada es krim tersebut. Distributor juga setuju untuk membayar biaya transportasi. Karena distributor berhubungan langsung ke perusahaan, maka tidak ada komisi penjualan. Sebagai manajer perusahaan es krim tersebut, apakah anda akan menerima pesanan ini atau menolaknya?


Biaya relevan Keputusan menerima perusahaan:

Menerima
Menolak
Perbedaan Keuntungan Jika Menerima
Pendapatan
Bahan-bahan Susu
Gula
Penyedap
Tenaga Kerja Langsung
Pengemasan
Lain-lain
$ 3.100.000
   (1.400.000)
      (200.000)
      (300.000)
      (500.000)
      (400.000)
      (100.000)
$---
---
---
---
---
---
---
$ 3.100.000
   (1.400.000)
     (200.000)
     (300.000)
     (500.000)
      (400.000)
      (100.000)
     Total
$    200.000
$ 0
$   200.000

                        Dapat dilihat bahwa untuk perusahaan ini, menerima pesanan khusus kan menaikkan laba sebesar $ 200.000 ($0,10 x 2.000.000)

D.    Keputusan Bauran Produk
Keputusan Bauran Produk Dipengaruhi Oleh:
  1. Sumber daya dengan satu kendala
  2. Sumber daya dengan banyak kendala

E.     Penetapan Harga
Penetapan harga berdasarkan biaya
            Biaya merupakan input yang penting bagi keputusan penetapan harga. Penetapan harga berdasarkan biaya menggunakan markup  yang didasarkan pada seperangkat unsur biaya.
Markup harga pokok penjualan
=
(Beban penjualan dan administrasi + Laba operasi)/Harga pokok penjualan

Markup bahan baku langsung
=
Tenaga kerja langsung + Overhead + Beban penjualan  dan administratif + Laba operasi)/Bahan baku langsung

Perhitungan biaya target dan penetapan harga

            Perhitungan biaya target (Target Costing) adalah suatu metode penentuan biaya produk atau jasa berdasarkan harga(harga target) yang bersedia dibayarkan oleh pelanggan. Ini juga sering disebut sebagai perhitungan biaya berdasarkan harga (Price driven costing). Penetapan harga target dilakukan secara terbalik dari harga yang dapat diterima pelanggan untuk mengetahui kebutuhan biaya memproduksi suatu produk.










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar