Rabu, 27 November 2013

KEBUDAYAAN



KEBUDAYAAN

  1. Pengertian Kebudayaan
Budaya adalah bentuk jamak dari kata budi dan daya yang berarti cinta, karsa, dan rasa. Kata budaya sebenarnya dari bahasa Sangskerta budhayah yaitu bentuk jamak buddhi yang berarti budi dan akal. Dalam bahasa inggris, kata budaya berasal dari kata culture, dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata cutuur, dalam bahasa Latin, berasal dari kata colera. Colera yang berati mengolah, mengerjakan menyuburkan, mengembangkan tanah (bertani).
Kemudian pengertian tersebut berkembang dalam arti culture, yaitu sebagai segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam. Pengertian budaya atau kebudayaan menurut para ahli:
1)      E. B. Tylor, yang menulis dalam bukunya yang terkenal “Primitive Culture”, bahwa kebudayaan adalah suatu keseluruhan kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat, dan kemampuan yang lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
2)      R. Linton, dalam bukunya: “ The Cultural background of personality:, bahwa kebudayaan dapat dipandang sebagai konfigurasi hasil tingkah laku yang diperlajari, yang unsur-unsur  pembentukannya didukung dan di teruskan oleh anggota dari masyarakat tertentu.
3)      Koentjaraningrat, mengertikan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, milik diri manusia dengan belajar.
4)      Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, mengatakan bahwa kebudayaan adalah suatu hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
5)      Herkovits, kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh masyarakat.
Dari definisi-definisi di atas dapat ditarik di simpulkan bahwa kebudayaan adalah amat luas, meliputi seluruh dari kelakuan dan hasil kelakuan manusia, yang diatur oleh tata kelakuan yang harus didapatnya dengan belajar yang semuanya tersusun dalamkehidupan masyarakat.
Di dalam masyarakat kebudayaan sering diartikan sebagai the general body of the arts, yang meliputi seni sastra, seni musik, seni pahat, seni rupa, pengetahuan filsafat, atau bagian-bagian yang indah dari kehidupan masyarakat.
Di samping definisi-definisi di atas masih banyak ditemukan oleh para sarjana-sarjana Indonesia seperti:
1.         Sutan Takdir Alisyahbana: kebudayaan adalah manifestasi dari suatu Negara.
2.         Dr. Moh. Hatta: kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa.
3.         Mangunsarkono: kebudayaan adalah segala yang bersifat hasil kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.
4.         Haji Agus Salim: kebudayaan adalah merupakan persatuan istilah budi dan daya menjadi makna sejiwa dan tidak dapat dipisah-pisahkan.
5.         Drs. Sidi Gazalba: kebudayaan adalah cara berpikir dan merasa yang menyatakan dairi dalam seluruh segi kehidupan dari segolongan manusia, yang membentuk kesatuan social dalam suatu ruang dan suatu waktu.
Definisi-defini diatas kelihatan berbeda, namun sebenarnya prinsipnya sama, yaitu sama-sama mengakui adanya ciptaan manusia. Jadi, kebudayaan sadalah hasil buah budi manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup.
Hasil buah budi (budaya) manusia itu dapat kita bagi menjadi 2 macam:
1)        kebudayaan material (lahir), yaitu kebudayaan yang berwujud kebendaan, misalnya: rumah, gedung, alat-alat senjata, mesin-mesin, pakaian dan sebagainya.
2)        Kebudayaan immaterial (spiritual= batin), yaitu: kebudayaan adat istiadat, bahasa, ilmu pengetahuan dan sebagainya.


  1. Perwujudan Kebudayaan
Beberapa ilmuan seperti Talcott Parson (sosiologi) dan al Kroeber (Antropologi) mengajurkan untuk membedakan wujud kebudayaan secara tajam sebagai suatu sistem. Di mana wujud kebudayaan itu adalah sebagai suatu rangkaian tindakan atau aktivitas manusia yang berpola. Demikian pada J. J. Honigmann dalam bukunya The Word of Man (1959) membagi budaya dalam 3 wujud, yaitu: ideas, activities and artifact. Kemudian Koentjaraningrat mengemukakan bahwa kebudayaaan dibagi menjadi yaitu:
1.      Wujud sebagai suatu kompleks dari ide=ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma dan peraturan.
2.      Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks altivitaaas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
3.      Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar